Type something and hit enter

On
advertise here
Sinopsis The Secret Life Of My Secretary Episode 6 Part 2

Sumber: SBS


Pagi ini Gal Hee sedang bersama Sekretaris Lee. Sek. Lee membahas soal Gal Hee yang ia dengar akan traktir teman-teman clubbing. Sek. Lee mengingatkan kalau tempat itu sangat mahal, 

"Baru benar jika saya traktir mahal. Mereka buat pesta perpisahan saat saya dipecat."


Gal Hee jadi ingat pernyataan Dae Joo kalau ia kembali karena sesuatu terjadi terhadap Sek Lee di saat kejadian penyerangan Min Ik malam itu.  



Gal Hee pun bertanya pada Sek. Lee, "Apa yang Anda lakukan saat pesta perpisahan saya?"

"Apa?"

"Se Young bilang Anda akan datang, tapi Anda tidak datang."

"Oh, ya. Aku ingin gabung dengan kalian, tapi ibuku mendadak sakit, jadi aku pulang kampung. Maaf ya."

"Kampung? Tempat tinggal ibu Anda?"

"Iya."


Gal Hee merasa ada yang aneh karena Dae Joo bilang dia pergi karena sesuatu terjadi pada Sek Lee, tapi Sek. Lee malah ada di kampung.


Sek. Lee: Belakangan ini kamu pulang lebih awal. 

Gal Hee: Saya sudah menjinakkan bos saya. Sekarang saya pulang jam 8 malam. Dan saya tidak ke kantor di akhir pekan. Saya bahkan dapat jam makan siang.

Sek. Lee: Yakin sudah menjinakkan dia? Tampaknya malah kamu yang jinak. Seharusnya begitu. Kamu tidak bekerja di akhir pekan, dan tidak lembur itu wajar. Melihatmu bersemangat mendapat yang kamu mau menunjukkan kamulah yang dijinakkan, bukan kamu yang menjinakkan bos. Bosmu sangat berbakat. Kamu mendapat apa yang kamu mau, tapi dia membuatnya seperti dia membantumu. Dia membuatnya seolah itu hadiah padahal itu alami. Dia membuatmu bahagia soal apa yang berhak kamu terima.

Sek. Lee pergi meninggalkan Gal Hee yang terdiam karena ucapannya.



Min Ik memakai setelah sambil menghafalkan penjelasan Gal Hee mengenai Veronica, "Dia berbicara dengan nada tinggi. Pakaiannya mencolok, dan dia pakai high heels. Apa itu sudah cukup... untuk mengenalinya tanpa melihat wajahnya?"



Gal Hee menaikkan sudut bibir kanan atasnya sebelum berkata, "Reservasi atas nama TnT Mobile, saya sudah beritahu sekretarisnya. Saya pikir Anda akan baik-baik saja selama menemukan meja yang tepat."

Min Ik langsung berbalik, ""Saya pikir?" Kamu tahu seperti apa Veronica Park itu. Dia berkuasa mengendalikan industri film. Aku mungkin tak melihatnya lagi setelah hari ini, tapi dia tidak boleh tahu kelemahanku. Kamu tidak mengerti."

"Saya tidak tahu ada orang yang Anda takuti. Saya kira Anda memperlakukan orang lain seperti saya."

"Apa?"

"Tidak. Sebaiknya Anda cepat pergi. Ada demo di sekitar Gwanghwamun Plaza. Macetnya parah."

Gal Hee membungkuk lalu permisi. Min Ik heran, ada apa gerangan dengan Gal Hee hari ini?


Gal Hee buru0buru ke mobil karena teman-temannya sudah nunggu. Tapi.. Teman-teman langsung meneriakinya saat melihat penampilannya. 

Gal Hee: Bikin kaget. Ada apa?

Se Young: Kamu mau gali goguma atau apa? 

Myung Jung: Kamu mau ke klub begitu?

Gal Hee: Aku melepas kacamata dan pakai lensa kontak.

Myung Jung: Hahahaha Kamu bilang akan traktir sampai puas, dan kamu sudah tidak jelas. Lepas cardigan, bukan kacamata.

Gal Hee: Seburuk itu ya?

Myung Jung: Ya ampun, pusing. 

Ri Ra: Eonni. Ada baju di tas belanjaku. Biar dia pakai itu saja.

Se Young: Sial. Aku juga harus dandani dia? Lepas saja. Aku tak bisa lihatnya.

Myung Jung: Buang sampah itu.




Benar kata Gal Hee, Min Ik terjebak macet parah. Jeong Su gak enak karena tampaknya mereka akan terlambat.

Min Ik melihat ke luar dan dilihatnya Kingdom Hotel sudah dekat, ia pun minta diturunkan disana saja. 

"Aku lari saja." Kata Min Ik lalu keluar.


Min Ik lari.


Teman-teman melakukan make over pada Gal Hee. Ri Ra mengurus anting-anting, Se Young alis dan Myung Jung rambut.

Gal Hee pasrah mau diapain juga sama temen-temen, malah ia mengkhawatirkan Min Ik yang pasti kejebak macet.



Sementara itu, Jeong Su menggeledah tas yang Min Ik tinggalkan di mobil, sampai ia mendengar suara panggilan masuk, ternyata Min Ik juga meninggalkan ponselnya.

Jeong Su melihat siapa yang menghubungi, tapi tidak menjawabnya.



Gal Hee gelisah karena Min Ik gak menjawab panggilannya. Ia kemudian menghubungi sekretarisnya Veronica, bertanya apa bosnya sudah berangkat?

"Seharusnya sudah tiba di sana. Dia ada urusan di Samseong-dong, jadi dia langsung ke Princess Hotel."

"Princess..."


Gal Hee berdiri membuat temen-temennya kesal, tapi Gal Hee gak peduli ama mereka.

"Apa? Princess Hotel? Saya sudah bilang, janjian di Kingdom Hotel." Gal Hee menekan suaranya.

"Saya tahu. Itu yang saya dengar. Tapi Presiden Park bilang Princess Hotel."

Tanpa bilang apa-apa, Gal Hee menyambar tasnya dan langsung pergi, gak peduli ia walaupun rol masih nemepel di rambut. Teman-teman cuma bisa meneriakkan namanya.



Sementara itu yang ditemui Veronica adalah Dae Joo. Ie mengenalkan diri seperti biasa. 

"Senang juga bertemu Anda. Saya Gi Dae Joo dari TnT Mobile."

"Gi Dae Ju?" Veronica heran.


Gal Hee menghubungi, Veronica langsung bertanya, apa yang terjadi? 

"Saya yang harus tanya begitu. Kenapa Anda di Princess Hotel? Saya sudah bilang di Kingdom Hotel."

Kilas Balik...



Nyonya Park memberikan kartu nama untuk Veronica, "Kamu akan dapat telepon dari TnT Mobile. Kali ini, tolong bersikap baik ya. Mengerti?"

"Pria selalu diterima. Do Min Ik." Veronica antusias membaca kartu nama Min Ik.




Kemudian saat pertemuannya yang tak terduga dengan Gal Hee, ia menerima telepon dari Presdir Sim yang saat itu sedang bersama Dae Joo.

"Saya ingin mengenalkan Anda dengan seorang pria. Di Princess Hotel jam 9 malam tanggal 13?"

"Baik. Saya akan datang tepat waktu."



Veronica bertanya siapa bos hebat yang dibilang Gal Hee itu. Gal Hee menyebutkan nama Min Ik. 

Kilas Balik Selesai..



Veronica: Sekarang aku paham semuanya. 

Gal Hee: Pasti ada yang salah. Saya akan temui Direktur Do dan bilang Anda terlambat. 




Veronica menolaknya karena ia terkesima dengan visual Dae Joo, "Tidak. Jika kamu melakukan kesalahan dan semua terjerat, teruskan saja. Tahu, kan? Itu dari film favoritku."

"Kenapa Anda bilang begitu?"

"Sekarang ini waktunya. Aku baru terjerat, tapi kurasa aku akan menari dengan senang hati. Mari kita urus masing-masing. Sampai jumpa."


Gal Hee kelabakan karena Veronica memutuskan sambungan sepihak sampai ia gak sadar ada pesta kembang api indah disampingnya.

"Aku benci mereka berdua. Astaga, dia suruh aku.. menyiapkan semuanya. Sekarang aku ke sana.. dan bicara sejujurnya. Baik. Itu bisa."


Min Ik sudah sampai di restaurant. Manajer menghampirinya.

"Maaf, Pak. Tampaknya dia terlambat, Anda mau roti dan amuse-bouche dulu?"

"Ya, boleh."


Ha Ni baru selesai bekerja, "Mian! Mian! Aku akan tiba 10 menit lagi naik taksi. Jangan pergi. Malam ini banyak yang mau kutanya pada Gal Hee eonni."



Tapi kemudian ia berpapasan dengan Jeong Su dan ia mengenalinya bahkan memanggilnya Oppa. 

"Sedang apa di sini? Kamu tak boleh ada di sini."

Jeong Su hanya diam saja.


Gal Hee berlari menuju restaurant, ini adegan di awal episode 5. 



Sementara Min Ik sudah lama menunggu sampai ia gugup.

Begitu Gal Hee sampai disana, Min Ik memicingkan mata menatap Gal Hee. Ia berdiri untuk menyambut Gal Hee.



"Aku sudah menunggu." Kata Min Ik. 

"Apa?" Gal Hee kaget karena Min Ik gak mengenalinya. 

"Terkadang, satu menit bisa mengubah segalanya." Batin Gal Hee.



Bahkan Min Ik menarikkan kursi untuknya, hal yang biasa ia lakukan untuk Min Ik. 

"Saat itu juga, aku ingin duduk.. di kursi yang dia tarik."



Pelayan menyajikan amuse-bouche. Gal Hee mupeng.

"Dan aku penasaran soal rasa amuse-bouche... yang belum pernah aku rasakan. Dan..."



Gal Hee kembali menatap Min Ik, "..aku ingin tahu... bagaimana dia memperlakukan wanita... selain aku."



Min Ik: Maaf, aku harus perkenalkan diri lebih dulu. Senang bertemu kamu. Aku Do Min Ik.

Min Ik mengulurkan tangannya. Gal Hee ingat saat Min Ik juga melakukannya untuk memecatnya kemarin. 

"Itu...  satu menit yang mengubah seluruh hidupku."



Gal Hee memutuskan untuk menjadi Avatar Veronica malam ini.

"Awesome! Senang bertemu kamu. Aku Veronica Park."

Click to comment