Type something and hit enter

On
advertise here


Ibu mengejar Eun Sol keluar. Bom mengikuti Ibu keluar. Ibu bersikeras untuk mencari Eun Sol sekarang padahal cuaca sangat dingin, tangan Ibu juga terluka. Bom memaksa Ibu untuk masuk kemudian mengobati lukanya. Awalnya Ibu tak mau karena ia sangat khawatir pada Eun Sol tapi setelah Bom  berjanji akan mencari Eun Sol, Ibu baru menurut.


Episode 16 End
Vi Ses. Sweden Laundry


Eun Sol marah-marah sendiri dijalan karena Bom berani memukulnya. Ia merasa lapar lalu menerogoh sakunya dan tak menemukan dompet ataupun uang. Eun Sol menelfon Yoom Kyumg yang ternyata ada di pulau jeju dengan keluarganya. “Oke. Kita bicara lain kali” Kata Eun Sol.

Eun Sol beralih menghubungi Bo Bae dan dia sedang bersama pacarnya sekarang di Pusan. “Bersenang-senanglah” Ujar Eun Sol.

“Aku tak punya uang dan tempat untuk tidur. Aish Menjengkelkan.” Keluh Eun Sol.  Tiba-tiba ada seorang laki-laki mabuk yang menabraknya. Laki-laki itu malah memarahi Eun Sol yang menghalangi jalannya, Eun Sol memaki lelaki itu lalu kabur.


Soo Chul berjalan sendirian. Ia mengingat tawaran juri dalam kontesnya dulu yang menawarinya untuk bekerja sama tapi dia harus tinggal di Amerika selama 1 tahun.

Soo Chul membuka ponselnya, ia melihat nama Bom dalam kontak ponselnya, namun tak menghubunginya, ia memasukkan ponselnya kembali ke saku.


Eun Sol memanggilnya dari arah berlawanan. Eun Sol berbohong kalau ia akan ke sauna karena pemanas dirumahnya rusak. Soo Chul bilang kalau ia hanya ingin mencari udara segar kemudian EUn Sol memaksanya untuk pergi ke sauna bersama.

Eun Sol menggandeng Soo Chul dan berkata, sebagai menejer Soo Chul harus melindungi artisnya. Soo Chul menurut. 


“Kau membawa dompetmu, kan?” Eun Sol memastikan.

Soo Chul membawanya dan Eun Sol langsung menggiringnya ke Sauna.

Eun Sol makan banyak sekali.soo Chul khawatir Eun Sol akan tersedak lalu menyodorinya minum. Eun Solberalasan kalau ia sedang berlatih acting untuk perannya.

Soo Chul mendapat telfon dari bossnya masalah passport. Soo Chul mengatakan kalau ia sudah mengirimnya lewat E-mail.

Eun Sol penasaran, kenapa sebut-sebut Passport segala, apa Soo Chul akan liburan ke luar negeri.

“Bukan liburan. Aku akan bekerja sebagaiilustrator  di Amerika selama 1 tahun.” Sanggah Soo Chul.

Eun Sol kembali bertanya, apa Ibu Soo Chul tak melarangnya. Soo Chul menjelaskan kalau awalnya Ibunya sangat menentang tapi setelah ia mengatakan berapa gajinya Ibunya sangat bahagia.

Eun Sol iri melihat Soo Chul sudah berhasil meraih mimpinya. Kemudian Soo Chul menghiburnya, ia yakin kalau Eun Sol akan sukses sebagai artis. Sebagai teman dan fans, ia juga akan selalu menghibur Eun Sol dari Amerika.

“Kau tak perlu menegaskan bahwa kau temanku dan fansku saja”. Ujar Eun Sol.

Soo Chul mengerti maksud Eun Sol kemudian ia minta maaf. Eun Sol menyombongkan diri, karena dia adalah selebriti dan juga sangat cantik kemungkinan Soo Chul tidak menyukainya. Soo Chul membenarkan saja.

“Kamu melebihi levelku.” Tambah Soo Chul.

Eun Sol menganggap itu tak buruk, ia akan mulai nge-date dengan para penggemarnya. Eun Sol mendapat telfon dari Ibu tapi ia malah mematikan ponselnya.


Dirumah Ibu gusar karena Eun Sol malah mematikan ponselnya, ia khawatir Eun Sol  dimana sekarang malam-malam dingin begini juga karena Eun Sol tak  membawa dompetnya. Ibu menyuruh Eun Chul untuk melapor polisi. 

“Kita tak bisa melaporkan orang yang kabur dari rumah.” Jelas Eun Chul.

Eun Chul mencoba menenangkan Ibu, menurutnya, Eun Sol pasti menginap di rumah temannya, ia akan meninggalkan pesan suara menyuruh Eun Sol untuk segera pulang.

Ibu menyesal karena tak mengikuti Eun sol tadi. 

“Besok adalah Ulangtahunnya. Bagaimana jika aku tak bisa membuatkannya sup rumput laut?” Keluh Ibu. Bom juga ikutan sedih mendengarnya.


Eun Sol ingin makan lagi. Tapi ini sudah jam 12 AM, Soo Chul geleng-geleng kepala mendengarnya. Eun Sol menjelaskan kalau ia dari tadi hanya makan junk food doing dan sekarang ia ingin makanan yang sesungguhnya. Soo Chul bertanya apaitu.

“sup rumput laut.” Jawab Eun Sol.

Soo Chul tak mengerti, kenapa ingin makan sup rumput laut malam-malam begini.

“Ihh.. Kamu bodoh ya.. Kamu tak ingat hari ultahku sebagai presiden fans clubku? Hari ini adalah hari ultahku.” Eun sol sedikit kesal.

Soo Chul mengusulkan untuk mengadakan birthday party sebelum makan sup rumput laut. Soo Chul kemudian pergi menyiapkan pestanya.


Eun Sol menunggunya lama, ia penasaran kemana Soo Chul pergi. Soo Chul membawa telur rebus dan ditengahnya ditaruh lilin sebagai ganti kue tar karena toko kue sudah tutup semua. Soo Chul juga menyanyikan lagu ultah untuk Eun Sol. Sebelum meniup lilin Soo Chul menyuruh Eun Sol untuk membuat permohonan.

“Ijinkan aku menjadi terkenal tahun ini, jadi aku bisa hidup sendiri.” Do’a Eun Sol.

Kemudian Eun Sol meniup lilinnya. Eun Sol juga berterimakasih pada Soo Chul, kalau bukan karena Soo Chul ia pasti tak akan bisa makan sup rumput laut di hari ultahnya ini.

“Mengapa tak mungkin? Ibumu akan membuatkannya untukmu jika kau pulang kerumah.” Soo Chul merasa aneh.

Eun Sol mengalihkan pembicaraan, ia mengajak Soo Chul makan, sebelum semuanya dingin. Soo Chul menurut tanpa banyak komentar lagi. eun Sol memakan subnya dengan lahap.


Ibu sepertinya menangis semalaman, ia tak tahu bagaimana caranya untuk menemukan Eun Sol. Bom mencoba menghubungi semua teman Eun Sol , tapi taka da satupun yang tahu keberadaan Eun Sol. Mendengarnya Ibu malah semakin stress.

Ibu langsung berdiri, ia tidak bisa diam seperti ini, ia harus mencari Eun Sol. 

“Tapi Ibu tidak tahu dimana Eun Sol” Bom mencoba mencegah.

Ibu malah membentak Bom. Ia tidak bisa berbaring jika ia tidak tahu dimana Eun Sol. Ibu lalu pergi keluar. Bom tak mampu mencegah Ibu, ia pusing dan mengacak-acak rambutnya.


“Aish.. Kemana gadis nakal itu pergi? Bagaimana aku bisa menemukannya?” Bom bertanya-tanya sendiri.

Lalu ia ingat sesuatu. Ia menyentuh semua baju kotor Eun sol tapi ia tak bisa melihat apapun. Bom kemudian bertanya kepada nenek, kenapa dia tidak bisa melihat apapun. Ia meminta nenek melakukan sesuatu.



Nenek ternyata berbaring di ranjang Bom. Kali ini Bom bisa melihat nenek di kehidupan nyata bukan Cuma ketika ia bermimpi.

Bom membawa baju eun Sol, ia bertanya pada nenek. Haruskah ia membawa baju ini ke toko laundry agar bisa melihat keadaan Eun Sol dengan menyentuh bajunya?.

“Bagaimana ya.. nenek sudah mencabut kemampuanmu itu kemarin” Kata nenek santai.

Bom syok, kemarin? Kenapa tiba-tiba?. Nenek menjelaskan, ia sekarang sudah yakin kalau Bom akan membantu orang yang kesusahan tanpa menyentuh bajunya dulu (tanpa paksaan).

Bom mennggenggam tangan nenek. Ia memohon agar nenek mau mengembalikan kembali kekuatannya. 

“Bagaimana jika sesuatu yang buruk terjadi pada Eun Sol?” Bom memelas.

Nenek menasehati Bom, “Kau tak bisa melakukan ini sendiri. kau perlu bantuan dari keluarga. Jangan lupakan itu” 

Bom meminta nenek untuk mengatakannya lebih detail. “apamaksud nenek bahwa seluruh keluarga harus keluar dan mencari Eun Sol?”

Nenek gugup karena ia akan telat nge-date dengan Oppa. Sebelum pergi nenek menenangkan Bom kalau semuanya akan terselesaikan jadi Bom tak perlu khawatir. Bom tak habis pikir, kenapa nenek bisa-bisanya nge-date dalam situasi begini.


Eun Chul sibuk dengan ponselnya saat menemani Young Mi Fitting gaun. Tirai dibuka, Young Mi mengenakan gaun pengantin dan terlihat sangat cantik. Soo Chul masih belum bisa focus pada Young Mi sebagian pikirannya masih untuk Eun Sol.

Saat Young Mi menanyakan pendapat Eun Chul mengenai penampilannya. Eun Chul menjawabnya singkat kalau ia suka. Eun Chul malah menyuruh Young Mi untuk memilih gaunnya sendiri dan minta ijin untuk mengangkat telfon diuar.

“Oppa! Aku tak tahu siapa yang kamu telfon. Tapi tak bisakah kamu menunggu sampai kita selesai?” Young Mi meras taknyaman.

Lalu eun chul menjelaskan yang sebenarnya kalau Eun Sol kabur dari rumah. Dan ia sangat khawatir kalau sesuatu yang buruk bisa terjadi pada adiknya. 

“Young Mi.. Aku minta maaf, tapi bisakah kita melakukan fitting dilain hari?” Eun Chul memohon.

Young Mi punya ide untuk meminta bantuan para preman penagih hutangnya. Tapi Eun Chul menolaknya, ia tak mau orang lain ikut campur dalam urusan keluarganya. Eun Chul menyuruh Young Mi pulang. Young Mi hanya bisa menurut tapi dia kelihatan gondok.


Soo Chul akan keluardari sauna, dan Eun Sol akan tetap disana, ia berbohong kalau pemanas dirumahnya masih rusak, ia akan mandi disini lalu keluar. Soo Chul mengerti dan mengajaknya untuk brtemu sekali lagi sebelum ia ke Amerika.


Setelah Soo Chul pergi, Eun sol menyesal karena tak meminjam uang padanya. Ia lalu menyalakan ponselnya untuk mencari teman yang bisa ia mintai tolong. Di layar tertulis ada 68 panggilan tak terjawab dan 59 pesan teks.

“Aku bukanlah anak kandungnya, kenapa juga dia mencariku?” Gumam Eun Sol.

Lalu manajer Park Chul Goo menelfonnya setelah lama tak saling kontak.


Young Mi pulang sendirian. Mamy celingukan mencari Menantunya. Young Mi menjelaskan kalau Eun Chul mendadak ada urusan penting.

“Jadi kau pulang naik taksi sendirian?” Tanya Mamy.

“Bukan, Oppa yang menelfon taksi untukku.” Jawab Young Mi.

Mamy mengeluhkan sikap Eun chul, seberapa pentingkah urusan itu sampai ia meninggalkan fitting gaun dan membuat kebangganannya yang sedang hamil pulang sendirian. Young Mi menjelaskan kalau Eun Sol bertengkar dengan Ibu lalu kabur.

Mamy menganggap kalau gadis yang melarikan diri dari rumah bukannya masalah besar. Dan tetap, bagaimana bisa Eun Chul menelantarkan putri kebanggaannya. Mamy akan mengajari Eun Chul tapi young Mi mencegahnya.

Menurut Young Mi ini bukan masalh besar? Kenapa Mamy merasa sangat terganggu?

“Baby, menurutmu rangking berapa kamu bagi Eun Chul?” Tanya Mamy. Young Mi tak bisa menjawabnya. “Ibu, Dua adik, dirinya sendiri. baru dirimu. Kamu di nomor lima” Mamy menunjukkan faktanya pada Young Mi.

Mamy membandingkan dengan permaian lotre. Rangking lima hanya mendapat 5,000  won. jadi menurut Mamy, Eun Chul hanya memikirkan Young Mi sebagai 5,000 won. young Mi tak percaya, menurutnya Mamy tetlalu mendramatisir keadaan.

“Sesegera mungkin setelah mereka menikah. Laki-laki seharusnya hanya berpikir tentang istri dan anaknya. Hanya hal itu yang bisa membahagiakan hati wanita. Jika kau tidak mengajarinya sekarang. Kau akan tetap menjadi nomor 5 selamanya.” Jelas Mamy. Young Mi mulai berpikir kalau kata-kata mamy benar adanya.


Soo chul ingin menelfon Bom untuk memberitahunya mengenai kepergiannya ke Amerika. Tapi keburu Bom yang menelfonnya duluan. Bom menanyakan, apa Soo Chul bisa menghubungi Eun Sol. Soo Chul mengatakan kalau ia baru saja dengan Eun Sol.

Bom menjelaskan kalau Eun Sol kabur dari rumah. Soo Chul langsung mematikantelfon dan berlari kedalam untuk menangkap Eun Sol.


Eun Sol nertemu dengan manajer Park. Manajer Park menawari Eun Sol untuk bekerja dengan sutradara Bong Joon Ho. Ia berjanji akan menjadikan Eun Sol bintang besar. Eun Sol terpikat dengan tawaran itu. manajer Park langsung mengajak Eun Sol untuk menemui Sutradara Bong.


Mereka sampai di studio kecil. Dan Bi resepsionis disana menyuguhi Eun Sol the atas perintah Manajer Park. Eun Sol melihat sekeling, menurutnya ini terlalu kecil untuk Sutradara terkenal.

“Itu karena Dia sangat hemat” kata Manajer Park.


Dan disan tertempel poster-poster film porno. Eun Sol juga tak pernah melihat film-film itu tayang.

“Bagaimana mungkin dia bisa menempel semua karyanya di dinding? Dan dia sangat kaya.” Jelas Manajer Park.

Eun Sol mengerti. Ia bertekad, harus mendapatkan peran ini agar bisa keluar dari rumah dan jika ia mendapat peran ini, ia tidak akan mengatakannya pada  Bom maupun Ibu.


Soo Chul dan Bom stress karena ponsel Eun Sol dimatikan sehingga mereka tidak bisamelacak keberadaan Eun Sol. Soo Chul menyesal karena tak bisa lebih cepat untuk menangkap Eun Sol tadi. bom menyuruh Soo Chul agar tak merasa bersalah, karena inibukan kesalahannya.

“Jika dia tidak pulang lagi, Ibu pasti benar-benar akan pingsan.” Ujar Bom.

Soo Chul lalu menanyakan alsan Eun Sol kabur. Bom berbohong kalau ini salahnya, ia memukul Eun Sol karena tak mau mendengarkannya.

“jangan Khawatir. Aku akan menggunakan koneksi gilaku untuk menemukan Eun sol Hari ini.” Soo Chul yakin.

Lalu Bom ingat, tadi Soo Chul bilang ditelfon kalau ada yang ingin ia bicarakan dengan Bom. Bom bertanya, apa itu. soo Chul menjawab kalau ia akan mengatakannya setelah menemukan Eun Sol. Bom tak menanyakannya lagi.


Ibu mondar mandir didepan rumah. Eun Chul pulang, ia bertanya kemana saja Ibu mencari Eun Sol. Ibu mengatakan kalau ia sudah keliling kemana-mana tapi tetap tak menemukan Eun Sol.

“Ini adalah hari ulangtahunnya, dan sia belum makan sup rumput laut. Dimana gerangan dia berada?” Ibu menangis.

Eun Chul menenagkan Ibu, ia yakin kalau Eun Sol pasti akan kembali.

“Apa yang harus aku katakana pada Ibumu?” Ibu bingung.

Eun Chul menyarankan agar Ibu tak usah adatang jika Ibu merasa tak nyaman. Ibu sudah melewatkan 1 tahun jadi ia tidak bisa untuk tidal datang kali ini. Ibu kembali menyuruh Eun Chul untuk menghubungi Eun Sol.


Ternyata Young Mi yang menelfon Eun Chul. Hari inimereka ada janji untuk pergi ke dokter kandungan bersama. Ibu menyeruh Eun Chul untuk pergi kalau begitu. Eun Chul agak ragu tapi ia pergi juga akhirnya dan berjanji akan segera kembali.


Ibu masuk kedalam kamar Eun Sol dan Bom lalu membuka album foto dan mengambil foto Eun Sol dan eun Chul selembar. Ibu bernostalgia mengingat kenangan manisnya dulu bersama Eun Sol.


Saat ulangtahun Eun Sol yang masih SMA. Ia malah membuatkan sup rumput laut untuk Ibu, Ibu bertanya, kenapa Eun Sol melakukannya, bukannya ini hari ulangtahunnya.

“Terimakasih pada Ibu yang telah melahirkanku menjadi gadis cantik dan sexy sehingga aku bisa lolos casting drama. Jika aku menghasilkan banyak uang nanti. Aku akan membelikan semua yang ibu inginkan. Untuk hari ini aku hanya bisa memberikan Ibu sup ini” Jelas Eun Sol.

Ibu tersenyum bahagia mndengarnya lalu memeluknya.


Saat Eun Sol kecil (SD mungkin). Eun Sol bermain-main dengan krim yang akan dijual Ibu. Ibu melarang Eun Sol untuk memainkan krim itu tapi ibu tidak marah, Ibu melarang Eun Sol dengan lembut. Eun Sol mengatakan kalau ia tidak iangi memainkannya melainkan akan mem-facial Ibu.

“Ibu selelu membuat perempuan lain menjadi cantik. Tapi tidak ada yang membuat Ibu cantik. Jadi aku akan melakukannya untuk Ibu”  Jelas Eun sol.

Ibu menangis mengenang semua itu. ibu lalu mengembalikan album ke tempatnya dan membawa foto yang tadi diambilnya keluar.


Sutradara Hing datang. Eun Sol bingung harus ngapaian. Lalu manajer Park menyuruhnya untuk menyapa sutradara Bong.

Sutradara Bong mengatakan kalau ia sudah banyak mendengar tentang Eun Sol. Kemudian ia memberikan kartu namanya pada Eun sol. Eun sol membaca nama yang tertera disana dan merasa ada yang berbeda dari pemahamannya

“Bong Joo No, anda bukan sutradara Bong Joon Ho tapi sutradara Bong Joo No.?” Tanya Eun Sol.


Sutradara Bong membenarkannya., memang nama mereka mirip. Eun Sol kembali buka mulut,  ia merasa tidak pernah melihat film yang disutradarai oleh Sutradara Park sebelumnya. Sutradara Bong tak percaya, lalu ia menyebutkan beberapa judul film yang pernah disutradarainya namun tetap saja Eun Sol tak tahu.

Tanpa ba bi bu lagi sutradara Park langsung menyuruh Dan Bi untuk membawakan kostum dan scrip film untuk Eun Sol.

Eun Sol kaget melihat kostum yang harus ia kenakan. Menurut Sutradara  Park tak masalah dengan kostumnya, saat Eun Sol membaca scripnya, ia yakin kalau Eun Sol akan menerima peran ini.


Eun Sol langsung syok hanya dengan membaca judulnya. Sutradara Park menjelaskan secara garis besar ceritanya berpusat pada Ma Ri (peran utama) dan kehidupan sex bebasnya. Eun Sol tak mau menerima peran sebagai Ma Rid an ia akan keluar tapi Sutradara Hong dan manajer Park menghalanginya.

Sutradara menyarankan untuk memesan makanan sembari membicarakan film ini. Sutradara Hong tetap memaksa Eun Sol untuk membaca scripnya, ia yakin setelah Eun Sol membacanya pasti Eun Sol akan setuju untuk menjadi Ma Ri.


****

Bersambung Ke Part 2

2 komentar

avatar

males bgt sm eun sol tll kkanak2an,apa mslhny kl bkn anak kandung toh ibuny lebih syg kedia drpd anak kndgny sdri..
ayo min semangat smp selesai..jgn kelamaan y\^o^/
btw makasih sinop na

avatar

Iya maksih semangatnya.. :D

Click to comment