Type something and hit enter

On
advertise here


Soo Chul mengakui perasaannya pada Bom dan Eun Sol melihat semuanya. Bom melepaskan pegangan Soo Chul dibahunya, ia tak mampu untuk menolak Soo Chul tapi Soo Chul tahu apa yang akan dikatakan Bom.

“Maafkan aku” Bom merasa bersalah.

Soo Chul tak menganggap kalau Bom perlu minta maaf. Ia hanya ingin Bom mengetahui perasaannya.

“aku tahu aku egois. Tapi aku mengatakan ini padamu karena aku pikir tak mampu merahasiakan ini lagi. hanya ketahui perasaanku.” Jelas Soo Chul.

Eun Sol tak ingin mendengar lebih jauh lagi. ia lalu pergi menjauh dari mereka berdua.


 Episode 12
Anak Selalu Menang dari Orangtuanya.


Mamy menyeret Young Mi kerumah, ia tak bisa percaya kalau Young Mi bereni membohonginya dan pergi ke motel bersama laki-laki. 

“Kau pasti dipaksa kesana, kan?” Tanya Mamy memaksa.

Young Mi mengatakan kalau kejadiannya tidak seperti itu. mamy tak percaya kalau Baby yang polos dan baik hati pergi ke motel bersama laki-laki. Mamy  akan melaporkan Eun Chul ke polisi.

Young Mi mencegah Mamy. Young Mi membentak Mamy, ia lalu menjelaskan kalau ia tak baik hati seperti apa yang Mamy pikirkan selama ini. Bahkan ia sudah nakal sejak SMA sampai punya julukan ‘Switcheroo’.

“apa Mamy tahu itu karena apa? Karena aku berkencan dengan banyak pria. Eun Chul bukan yang mengajak aku ke motel tapi aku yang..” Young Mi akan menjelaskan lebih jauh tapi Mamy memotongnya. mamy taksanggup mendengarnya.


Mamy mengusulkan untuk pergi ke Amerika bersama dan menemukan lelaki yang pantas untuk Young Mi. sayangnya, Young Mi menolak dengan tegas, ia tak mau hidup dalam 2 kondisi, ia tak mau hisup sebagai Baby yang baik untuk Mamy.

Mamy menyuruh Young Mi memilih, Mamy atau Eun Chul.

“Putus hubungan dengan mamy, atau putus dengan Kim Eun Chul?” Tanya mamy.

Tanpa berpikir Young Mi mantap menjawab kalau ia tak akan putus dengan Eun Chul. Mamy mengusir Young Mi, ia tak butuh putri yang tak baik seperti Young Mi.

“Jangan Khawatir, aku juga tak ingin Mamy yang tak mengerti cintaku.” Young Mi tak kalah emosi, ia tak akan pulang kerumah lagi.


Mamy kehilangan kekuatannya, ia terjatuh ke lantai, ia tak menyangka Young Mi setega ini padanya. Mamy hanya bisa menangis meratapi nasibnya.


Eun Chul berlutut dihadapan Ibu dan tak berani menatap Ibu. Ibu berharap kalau apa yang dilihatnya tadi adalah akibat alcohol, dan Eun Chul melakukan keslahan. Eun Chul menjelaskan kalau ini bukan kesalahan.

“Aku ingin berkencan serius dengan Young Mi” Kata Eun Chul dengan menatap ibu.

Ibu kaget, bagaimana bisa Eun Chul ingin kencan dengan wanita kasar dan tak berpendidikan itu? eun Sol menjelaskan kalau ialah yang kekurangan dan Young Mi sebenarnya lebih baik dari yang ada dipikiran Ibu.

“Aku bisa bersandar dibahunya saat merasa sulit” jelas Eun Chul.


“lalu bagaimana dengan IBu yang bekerja keras untukmu? Ibu bukanlah orang yang dapat kau jadikan sandaran?” tebak Ibu.

Bukan itu maksud Eun Chul, seharusnya Ia  menjadi pillar yang kuat bagi Ibu tapi kenyatannya ia tak bisa melakukannya dan Young Mi adalah satu-satunya orang yang membuatnya nyaman.

“jadi kau akan mengencaninya?” Tanya Ibu.

Eun Chul hanya mampu minta maaf. Ibu baru sekali ini marah pada Eun Chul. Ia kesal sekali, setelah apa yang ia lakukan untuk Eun Chul. Akhirnya Ibu membentak Eun Chul dengan membiarkan Eun Chul untuk melakukan semua yang ia mau. Tak perlu minta maaf. Kemudian Ibu masuk ke kamarnya.


Bom berlatih untuk bicara pada Soo Chul. Ia ingin Soo Chul pindah dari toko Laundrynya. Bom mencoba mencari kata sehalus mungkin. Bom meminta pendapat Nyang, akankah Soo Chul terluka dengan kata-katanya tadi?

“meong” Jawab Nyang nadaya seperti menjawab iya. Bom tak tahu benar-benar tak tahu apa yang harus ia lakukan.



Soo Chul datang. Bom mncoba menyapa Soo Chul dengan ceria namun kesannya malah jadi aneh. Karena Bom melakukannya dengan berlebihan. Ketawanya juga dibuta-buat. Bom mengajak Soo Chul Cross dan Soo Chul menerimanya dengan canggung.

“Apa yang harus aku lakukan? Aku perlu memberitahunya untuk pergi.” Batin Bom.


Soo Chul mengambil kotak kosong kemudian memasukkan semua barang-barangnya. Soo Chul mengatakan kalau ia tampaknya tak bisa kesini lagi. Bom awalnya merasa lega namun ia mencoba untuk bersikap biasa, ia bertanya kenapa tiba-tiba Soo Chul ingin pergi?

Soo Chul menjelaskan kalau ia tak lolos kontes dan ibunya sangat menentangnya melanjutkan mengammbar lagi. ia akan mulai mempersiapkan ujian PNS lagi.

“lalu, kau akan menyerah pada mimpimu?” Tanya Bom khawatir.

“Bisa jadi aku tak akan punya kesempatan lain. Aku tak bisa terus menunggu selamanya. Aku harus mencari hal lain.” Jawab Soo Chul.


Sebelum pergi tak lupa Soo Chul mengucapkan rasa terimakasihnya pada Bom yang sudah memperbolehkannya untuk bekerja di toko Laundrynya sampai sekarang.

“kenapa kau bicara seolah-olah kita tak akan bertemu lagi?” Tanya Bom 

“Bukankah Noona tak ingin melihatku lagi?” Soo Chul balik bertanya seakan mampu menebak pikiran Bom.

Bom mengelaknya, ia benar-benar tak berpikiran seperti itu. kemudian Soo Chul meminta pada Bom untuk berbica dengan nyaman saat mereka bertemu lagi. 

Bom menyanggupi, ia akan memukul kepala Soo Chul sepertibiasa namun tertahan. Kemudian Soo Chul mendekatkan kepanya pada Bom dan Bom mengelusnya bukan memukulnya seperti yang selama ini ia lakukan. Dan Soo Chul benar-benar pergi.


Eun Sol tahu kalau yang disukai Soo Chul adalah Bom bukan dirinya. Ia menebak pasi karena Soo Chul banyak menghabiskan waktu dengan Bom tidak ada alasan lain. Ia melihat Soo Chul dijalan, kemudian ia akan melakukan hal pertama yaitu meyakinkan Soo Chul untu meninggalkan Toko laundry.


Eun Sol menghampiri Soo Chul. Ia bertanya apa yang dibawa Soo Chul itu? saa Chul menjelaskan kalau ia keluar dari toko Laundry. Tentu saja Eun Sol senang,  kemudian ia mengajak Soo Chul bicara dengannya sebantar.


Mamy melaundrykan pakaiannya ke toko Laundry Bom. Tapi Mamy melakukan ini untuk mencaritahu dimana Young Mi. bom malah bertanya pada mamy kabar Young Mi karena ia tak bisa menghubunginya.

Mamy membatin kalau Young Mi pasti tak menghubungi Bom juga. Mamy makan khawatir, dimana Young Mi bersembunyi?

Mamy berbohong pada Bom kalau Young Mi baik-baik saja dan sudah sampai di Amerika, ia kira Young Mi tak menghubungi Bom karena waktunya berbeda. Kemudian Mamy pergi.


Dengan memegang baju mamy Bom bisa melihat kalau Young Mi pacaran dengan kakaknya dan sekarang malah kabur dari rumah. Dan Bom juga melihat hasil USG bayi. Bom mencoba menghubungi Young Mi, tapi ponselnya mati. Bom khawatir pada Mamy yang terlihat tidak sehat.


Young Mi dan Eun Chul kembali bersama di kamar motel. Young Mi makan Mie kacang hitam dengan ‘rakus’. Eun Chul memerintahkan untuk makan pelan-pelan agar tak terjadi masalah pencernaan. Saat ini uang mereka hanya cukup untuk membeli mie kacang hitam jika Young Mi sakit maka tak ada uang untuk kedokter. Young Mi menjelaskan kalau ia sangat lapar jadi makannya agak ‘rakus’. 

Eun Chul menyarankan Young Mi untuk pulang saja. Lalu Young Mi memberi Soo Chul konsekuensinya jika ia pulang maka mereka harus putus. Eun Chul tak mau itu terjadi. Maka Young Mi memutuskan untuk tak pulang sampai Mamy menyetujui hubungan mereka.

Eun Chul berjanji untuk menyokong hidup Young Mi dalam masa pelarian dan akan mencari uang bagaimanapun caranya.


Eun Sol meminta Soo Chul untuk menjadi manajer pribadinya dengan begitu mereka akan banyak menghabiskan waktu bersama dengan begitu Soo Chul akan menyukainya sedikit demi sedikit.

Ternyata Eun Sool hanya melamun telah mengatakannya. Setelah ia memikirkannya, ia tak bisa mengatakan hal itu.


Akhirnya Eun Sol berbohong kalau dulunya Ibu yang menjadi manajernya tapi karena Eun Chul menimbulkan masalah, sekarang Ibu jadi shock dan tak mampu jadi manajernya lagi. soo Chul menolak permintaan Eun Sol karena ia juga dalam masa sulit sekarang.

Eun Sol terus memaksa, ia bahkan mengatakan kalau ia mendapat peran bagus kali ini. Soo Chul akhirnya mau, ia meminta jadwal Eun Sol dan berjanji akan membantu sebisanya.

“A..ku belum menyusun jadwalku” kata Eun Sol gagap.

Eun Sol akan memberikan jadwalnya pada Soo Chul saat ia sudah menyusunnya. Eun sol meminta Soo Chul untuk mulai menjadi manajernya hari ini.


Dihari pertamanya. Soo chul mengajari eun Sol ice skating. Eun Sol terjatuh karena kurang keseimbangan. Soo Chul membantunya berdiri. Eun Sol mengeluh kalu ini terlalu sulit baginya.

“Ini terlalu sulit berakting tak tahu cara ice skating” kata Eun Sol dalam hati.

Soo Chul merasa ada yang aneh, Eun Sol besok harus syuting peran penting dan ia harus belajar skating seharian

“Apa kau tak harus menghafal naskah untuk syuting besok?” Tanya Soo Chul.

Eun Sol beralasan kalau syutingnya besok mengharuskannya untuk skating dengan baik. Kemudian soo Chul kembali membantu Eun Sol melaju pelan-pelan.


Sejenak Eun Sol sadar kalau ia seorang artis dan jika berada dalam tempat ramai seperti ini maka akan menimbulkan scandal. Soo Chul berinisiatif untuk mengalungkan syalnya pada Eun Sol sehingga mereka bisa latihan dengan lebih nyaman.


Mereka istirahat, Eun Sol terus memandangi wajah Soo Chul.

“dengan melihat wajahnya, sepertinya dia mulai menyukaik. Bagamana aku bisa menahannya disini lebih lama?” batin Eun Sol.

Kemudian ia ingat perkataan Soo Chul tadi yang tadi menanyainya tentang latihan dan menghafal naskah. Tampaknya Eun Sol merencanakan sesuatu. Kemudian Soo Chul mengajaknya pergi tapi Eun Sol mengatakan kalau ia msih punya jadwal lain.


Ibu mendapat  telfon dari temannya yang punya usaha cuci mobil, teman Ibu mengatakan kalau Eun Chul memberintahunya tentang keluarnya Ibu ia sudah lulus ujian. Temannya memberi selamat pada Ibu karena sudah membesarkan anak dengan baik. Ibu pura-pura senang.

“Hebat apanya? Taka da yang berjalan sesuai harapanku.. dasar..!” Ibu memaki ponselnya dimaksudkan untuk temannya itu.


Tiba-tiba Ki Joon menyapanya. Senyum Ibu kembali merekah. Ibu kembali memikirkan Eun Sol yang akan ia jodohkan dengan Ki Joon. Ibu sangat gembira, ia langsung memegang kedua tangan Ki Joon. Ibu menanyai Ki Joon selama ini kemana karena tak pernah main kerumah, apa Ki Joon sibuk?

Ki Joon menjelaskan kalau pacarnya berkunjung ke korea. Ibu memperjelas lagi

“Apakah itu gadis yang akan kau nikahi?” Tanya Ibu.

Ki Joon membenarkan. Setelah mendengarnya sikap Ibu berubah drastic, ia jadi ketus dengan Ki Joon. Pupus sudah harapan Ibu untuk mendapat menantu dokter.


Mamy menyuruh supir Park untuk mengemudi memutari kompleks rumah sampai matahari tenggelam. Supir Park menanyakan soal makan siang. Mamy tak nafsu makan dan menyuruh supir Park untuk menyetir saja.

“Anda sudah melewatkan makan seharian. Anda bisa sakit” Supir Park mencoba perhatian.

“sejak kapan kau perhatian padaku?” Mamy penasaran.

“Saya Laparr…” Supir Park jujur.

Mamy tak percaya secepat itukah? Padahal ia tadi melihat supir Park makan kimbab dan ramen 30 menit yang lalu. Mamy menghadap keluar, ia melihat orang yang Young Mi.


Mamy keluar, mengikuti orang itu, ia terus memanggil orang itu dengan sebutan Young Mi. setelah dekat Mamy membalikkan badan orang itu dan ternyata Mamy salah orang. Mamy semakin frustasi memikirkan diaman Young Mi sekrang dan bahkan akan jatuh karena lemas.


Eun Chul menocok celengan babi Bom. Ia menebak didalamnya ada uang 100,000 won karena terasa agak berat.


“Jauhkan tanganmu dari celenganku!” Bentak Bom dari belakang yang mengagetkan Eun Chul.

Bom langsung merebut celengannya. Bom bertanya pada Eun Chul, kenapa ia memegang celengannya, apa Eun Chul butuh uang? Soo Chul mengiyakan, ia butuh uang untuk membeli buku.


“Oppa? Sejak kapan ku pacaran dengan Young Mi?” Tanya Bom.

Eun Chul bingung mau jawab apa. Bom menambahi kalu ia sudah tahu semuanya dari Mamy Young Mi. yang juga mengatakan kalau Young Mi kabur dari rumah.

“Oppa? Kau tahu dimana Young Mi, kan?” Bom kembali bertanya. “kau sebaiknya segera mengantarnya pulang sebelum sesuatunya menjadi lebih besar. Ibunya sangat menghawatirkannya” Nasehat Bom.

Eun Chul mengatakan kalau ia tak tahu dimana Young Mi sekarang. Kemudian segera keluar sebelum ditanyai lebih lanjut. Bom yakin kalau Eun Chul pasti tahu dimana Young Mi.


Eun Chul berjalan keluar. Ia tak punya teman yang bisa dipinjami uang, ia harus mendaftarkan kartu kredit segera tapi itu tak mungkin diterima karena ia pengangguran. Kemudian ia melihat bayangan Bom di pintu toko. Ia sadar kalau Bom mengikutinya, namun ia tak menoleh dan memilih terus berjalan.


Bom mengikutinya namun kehilangan jejak. Bom bingung mau ke kanan atau ke kiri, ia memutuskan untuk pergi ke kiri danternyata Eun Chul bersembunyi dibalik pagar tepat didepan Bom tadi. Eun Chul keluar, kemudian ia pergi kearah kanan.


Eun Chul sampai ke hotel tempat Young Mi menginap. Sebelum ia harus menggunakan jargon agar Young Mi mengenalinya, jargonnya ‘No liver, lost of Heart.’

Young Mi membukakan pint. Eun Chul cepat-cepat masuk segera menutup pintu. Ia mengatakan pada Young Mi kalau Bom mengikutinya, ia juga cerita kalau Bom mengetahui kaburnya Young Mi dari Mamy. Young Mi tak percaya Bom memihak pada Mamynya.

Eun Chul tak yakin akan hal itu, tapi ia menebak kalau Bom dan Mamy telah melakukan negoisasi rahasia.

“dia akan menodai persahabatan kita selama  tahun ini? Dasar gadis jahat!” Maki Young Mi untuk Bom.

Eun Chul melanjutkan ceritanya, kalau Bom memergokinya ketika ia akan mengambil celengan Bom, jadi ia tidak bisa mengambil uangnya. Dan itu artinya Young Mi akan diusir keluar hari ini, diluar sangat dingin, ia tidak bisa tidur diluar.


Eun Sol meminta soo Chul untuk membantunya berlatih membaca naskah. Soo Chul membaca judulnya ‘Mr.Baek from Apgujeong’, ia tahu kalau itu drama terkenal jadi ia memberi selamat padaEun Sol yang akhirnya mempunyai peran penting. Eun Chul tersenyum canggung lalu berterimakasih.


Kilas balik.. Eun Sol menelfon asisten sutradara untuk meminta Salinan drama yang belum tayang.


Kembali kemasa kini.. Eun Sol meminta soo Chul untuk mulai dari halaman 17

“Stop! Kau pikir aku tak tahu kalau kau berbohong padaku?” Soo Chul mulai membaca naskahnya.

“Apa?” Eun Chul kikuk.

Soo Chul menunjuk hal 17 pada naskah. Eun Sool lega, kemudian ia menyuruh Soo Chul untuk membaca dari bagian bawah. 

Mereka mulai membaca naskah masing masing ceritanya mengenai laki-laki yang menelfon wanita karena wanita itu mengingatkannya saat ia membaca puisi. 

“Stiap kali aku membuka pintu. Aku selalu berpikir itu kamu. Kamu, kamu, kamu.. Tetapi pintu tertutup. Cintaku.. Aku memunggumu, namun kau tak kembali. Sekarang aku meninggalkanmu” Soo Chul membaca puisi itu dengan sepenuh hati, Eun Sol terpana dibuatnya.

“Aku tahu kau menyukai orang lain, tapi inilah yang aku rasakan.” Lanjut Soo Chul.

Kilas balik.. Saat Soo Chul mengungkapkan perasannya pada Bom. Malam itu Bom malah melepaskan tangan Soo Chul yang memegang lengannya, kemudian ia minta maaf.


Kembali ke masa kini.. Eun Chul berhenti membaca karena mengingatkannya akan Bom. Eun Sol menyuruhnya untuk melanjutkan. Selanjutnya adegan Kiss,

“Apa kau menyuruhku untuk melakukannya juga?” Tanya Soo Chul.

“Tentu saja. Kau pikir acting ini adalah lelucon?” Jawab Eun Sol mantap.

Soo Chul mendekat pada Eun Sol, tapi mereka tak jadi melakukannya.

Click to comment